
Ibu, kelahiranmu membawakan angin kebahagiaan bagi wanita - wanita di
Indonesia.
Mungkin jika kau tiada, kami masih terpuruk di belakang dapur, diatas kasur
atau di pinggir sumur.
Tapi kini kami sudah berjaya, memegang kesetaraan dan merasakan emansipasi
dari perjuanganmu.
Walau ...
Tidak sedikit pula yang menyia-nyiakan perjuanganmu.
Menjaja tubuh di pinggir jalan, mau menjadi budak nafsu atas dasar uang.
Atau bahkan ...
Terlalu memegang emansipasimu sehingga lupa akan kodratnya sebagai wanita.
Anak terlantar, keluarga terbiar, hanya demi materi dan materi.
Doakan anakmu ibu.
Semoga kami bisa hidup seimbang dengan kodrat kami.
0 comments:
Poskan Komentar